Alamat-Alamat Jin

Sekedar untuk menambah wawasan saja sekaligus menyambung tulisan sebelumnya tentang jenis-jenis bangsa jin, untuk kerabat akarasa yang belum tahu alamat setan berikut ini saya nukilkan dari buku “Dialog dengan Jin Muslim” karya Muhammad Isa Daud. Kita sebagai cucu Adam hanya defensive secara tidak kita sadari, sejatinya kita diserang habis-habisan oleh setan dari berbagai arah. Ibaratnya, kita orang buta, dan setan yang melek. Dengan kata lain, kita tidak bisa melihat mereka, namun mereka bisa melihat kita. ini akan menjadi pengecuali bagi orang yang diberi kemampuan oleh Allah untuk melihat makhluk halus.

 Membayangkan, seandainya terjadi perkelahian, kira-kira siapa yang menjadi pemenang? Tentu saja orang yang melek. Artinya, manusia banyak kalahnya jika melawan setan. Tetapi untungnya, Alhamdulillah dengan tuntunan Allah swt, kita diberi bekal untuk memperthankan diri, yaitu dengan iman kita. hanya ini senjata yang kita miliki untuk bisa bertahan dari gempuran setan.

Jika iman kita tebal, maka setan butuh perjuangan luar biasa untuk menggoda kita. namun jangan lupa, sewaktu kita melakukan sholat, kita masih sering teringat akan hal-hal yang bersifat ‘duniawi’? itu artinya apa? Kita masih berhasil digoda setan, sekalipun kita padasaat shalat muatannya adalah dzikullah. Ya, saat kita shalat, kita sudah bersuci dari hadast besar dan najis, tetapi setan masih mampu menggoda kita. artinya, setan yang menggoda tersebut pastilah setan yang bandel, atau setan yang mempunyai pangkat lumayan tinggi.

Tentu saja kebandelan setan tingkatannya berbeda-beda. Pendeknya, pangkat atau kesenioran setan itu bermacam-macam. Adakalanya dengan bacaan-bacaan dzikurllah seperti : Subhanallah, Allahu Akbar, Alhamdulillah, dan lain sebagainya, setan terbirit-birit lari menjauh dari kita. Ada pula yang bila dianalogikan dengan manusia, bila mendengar kalimat-kalimat dzikullah tersebut dia semacam menutup telinga saja.

Karena saking bandelnya. Lalu, dimana rumah atau tempat tinggal setan itu? Prinsipnya, dimana saja ada manusia, si situ ada setan! Mengapa begitu? Nabi Ibrahim saja yang tingkat keimanan dan kedekatannya dengan Allah swt lebih dekat daripada kita masih digoda setan. Apalagi kita? Di bumi, darat, laut, dan udara. Ya, di semua tempat yang tersebut, bisa ditinggali setan. Menurut buku “Dialog dengan Jin mUslim” karya Muhammad Isa daud, saranng dan rumah setan itu ada di rawa-rawa, laut, hutan, pohon besar, kuburan, bawah jembatan, comberan, kemaluan, hati, rumah tua, dan semua tempat-tempat kotor lainnya. Dan semua yang dituahkan atau dikeramatkan manusia, baik itu barang atau tempat.

 Dan pusat pemerintahannya atau kerajaannya berada di bawah laut Segitiga Bermuda, di wilayah Puertorico. Kemudian, segitiga Formosa disebut-sebut juga kerajaan setan, di wilayah antara Taiwan, jepang dan laut China selatan. Menurut buku tersebut, segala jenis memedi, hantu, ataupun nama dan jenisnya biang keladinya ya setan. Apa itu Genderuwo, kuntilanak, tuyul, pocong, dan segala tetek bengek nama jenis memedi, setanlah yang menjelma rupa dengan aneka ragamnya.

 Benar juga, dalam Al-Qur’an atau kitab samawi lainnya menyebutkan bahwa, makhluk yang tidak kasat mata yang disebut-sebut hanya, iblis, setan,jin, dan malaikat. Tidak ada yang nyebut genderuwo, kuntilanak, memedi, dan lain lain-lainnya? Kalau ada orang yang mengatakan Nyi Roro Kidul, wilayahnya di laut Selatan pulau Jawa. Itu tidak salah juga. Setan memang berdiam berdiam di wilayah seperti itu. Kemudian orang mengeramtkan tempat itu. Semakin menjadi-jadi saja setan memelihara ketakutan orang akan tempat itu.

Ketakutan orang akan suatu tempat, hal ini akan dipelihara dan dilestarian oeh setan. Agar orang takut dan tunduk pada setan. Kemudian akan berkembang cerita di masyarakat bahwa tempat ini angker, tempat itu gawat, wingit, dan lain sebagainya. Ingin tahu contoh setan bisa tinggal dalam tubuh seseorang? Gampang saja. Orang kesurupan adalah contohnya. Atau ingin contoh lebih jelas? Orang gila contohnya! Makanya orang yang lagi kemasukan atau kesurupan setan, biasanya cara yang kita tahu yaitu dilakukan ruqyah oleh orang-orang yang mampu dan mempunyai ilmunya.

Untuk kita yang mempunyai iman yang biasa-biasa saja, tidak usah menantang setan. Karena akan jadi bumerang dan bulan-bulanan saja. Bukan berati terus kita tunduk terhadap setan Kalau kita tunduk, kita akan jadi musrik. Hormati saja sekedarnya sebagai sesama makhluk Allah juga memberi hak hidup padanya. Lebih baik yang kita lakukan mempertebal iman saja. Juga selalu berdzikir dimana saja berada. Tidak usah menghina atau melecehkan tempat-tempat yang tidak menyenangkan hati kita. terkecuali untuk orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk menaklukkannya. Wallahu’alam bisshawab……wassalam

0 on: "Alamat-Alamat Jin"